Kascing

Kascing adalah pupuk organik yang dihasilkan dari budidaya cacing, Kompos dapat dibuat dengan memanfaatkan aktivitas cacing tanah (Lumbricus rubellus) dalam menguraikan bahan organik dengan membutuhkan waktu yang lebih singkat dibandingkan proses pembuatan kompos secara konvensional. Kotoran cacing (casting) atau faeces yang dihasilkan cacing tanah merupakan bahan yang kaya akan nutrisi yang dibutuhkan oleh tumbuhan dan disebut vermicompost. Vermicompost mudah diserap oleh tumbuhan, lebih seragam, dan lebih stabil daripada kompos konvensional.
Cacing tanah menghasilkan pupuk organik bermutu tinggi yang populer dengan istilah kascing atau bekas cacing, bahasa internasionalnya 'castings'. Kascing adalah kotoran (faeces) cacing tanah, mengandung hampir semua unsur yang dibutuhkan oleh tanaman.

Kascing adalah kotoran cacing tanah yang telah melewati pencernaannya itu, mengandung hormon-hormon tertentu yang tidak dimiliki kompos biasa dan bagus untuk pertumbuhan tanaman (Dr Rahayu Widiastuti, Lab. Biologi Tanah IPB).
Penggunaan Kascing pada padi ternyata bisa meningkatkan produksi padi per hektar rata-rata 2 - 3 ton. Penggunaannya lebih irit karena untuk 1 hektar sawah hanya menggunakan 3.5 - 5 kwintal kascing. Kascing dapat memperbaiki struktur tanah --rata-rata tanah pertanian kita-- sudah rusak akibat penggunaan pupuk kimia (Riyanto)

Kandungan Unsur Hara Kascing
Kascing mempunyai kelebihan dari pupuk organik lainnya disebabkan kascing mempunyai hampir semua unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tanaman dan unsur makronya lebih tinggi, bersifat netral dengan PH rata-rata 6,8. Nilai tambah dari kascing adalah kualitas yang lebih baik dan penggunaannya pun lebih sedikit.
Itulah sebabnya kascing dapat menyuburkan tanaman dan juga dapat memperbaiki kualitas tanaman.
Kandungan Zat Hara Kascing
C   20,20 %                         Zn      3,35 mg/100g
N     1,58 %                         Mg    21,80 mg/100g
P   70,30 mg/100g               Fe       1,35 mg/100g
K   21,80 mg/100g               Mn    66,15 mg/100g
Ca 34,99 mg/100g               Bo      3,43 mg/100g
Hormon Pertumbuhan Tanaman : Giberelin, Sitokinin, Auksin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar